Menangislah

Menangislah kawan

Bila hal tersebut dapat membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik

Menangis itu ibarat air sejuk yang dapat mematikan api emosimu

Menangis dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu :

–  Menangis karna dunia dan

–  Menangis karna akhirat

Kita dianjurkan untuk tidak menangis karna dunia, dunia itu tidak ada harganya dibanding dengan akhirat. Menangislah karna akhirat. Sebagai contoh menangis karna dunia yaitu jika kita terkena musibah (handphone kita hilang), maka tidak usah menangis karna air mata mu terlaru berharga untuk hal itu.

Memang susah ya jika sewaktu tertimpa musibah kita tidak bersedih atau menangis. Aku tau hal tersebut amat sangat susah tapi cobalah kawan untuk tersenyum. Lihat sisi positif dari musibah tersebut, dijamin kita tidak akan menangis.

Dan contoh menangis karna akhirat yaitu menangislah karna ingat mati, menangislah sewaktu menghadap Allah SWT, memohon ampun kepadaNya, berharap kepadaNya.

Jika perasaan sedang berguncang, hati tergetar. Tanpa sengaja air mata akan jatuh membasahi pipi. Jika ibadah kita khusyu’ tanpa sadar kita akan mengucurkan air mata.

Jika sedang shalat, “pakskan” dirimu untuk senantiasa khusyu. Memang tidak mudah, pasti ada saja pikiran yang mengganggu kita saat sedang shalat. Tapi bila kita paksakan secara konsisten insyaAllah berhasil. Jika ibadah kita sudah khusyu hati akan terguncang, air mata akan jatuh dengan sendirinya dan setelah itu perasaan kita akan sangat bahagia. Lebih bahagia dari orang-orang dimana pun diseluruh dunia.

Nabi muhammad saja menangis dalam doanya diwaktu malam. Dan ternyata menangis itu merupakan suatu kebutuhan.

Jangan takut dibilang cengeng. Bukan cengeng namanya jika menangis karna akhirat. Menangis bisa menjadi wadah untuk memperbaiki diri.

Jadi kalau sekarang ingin menangis, menangis aja ya. Tapi menangisnya sama Allah, curhat deh tuh sebanyak-banyaknya. Jangan ke orang lain okay.

Aku sarankan curhatnya itu sesudah shalt tahajud ya diwaktu sepertiga malam. Itu waktu yang paling tepat banget deh buat curhat, minta ampun, berharap ke Allah SWT. Setelah itu otak, pikiran perasaan, semuanya jadi plooong alias LEGAAAAAA.

Pokoknya nanti malem cobain yah “menangis di malam hari” hehehe.

Kalo udah coba comen gih kesini gimana rasanya.

Advertisements

2 responses to “Menangislah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: